SUPRIYANTO,ST,MT : DOSEN TETAP PRODI TEKNIK ARSITEKTUR

Supriyanto, salah satu dosen Tetap di Program Studi Arsitktur di Universitas Riau Kepulauan. Tim redaksi Think mencoba menemuainya di kantor konsultannya, guna melakukan wawancara tentang sosok pria yang telah mengajar di UNRIKA sejak berdirinya Program Studi Arsitektur dua tahun yang lalu.

Supriyanto yang lebih dikenal dengan panggilan “Prie” ini bergabung dengan UNRIKA, setelah lama memimpikan  adanya Universitas yang sudi membuka Jurusan Arsitektur.  Pria yang sehari-harinya menjabat Direktur Konsultan Teknik dan Manajeman “CV Almatra Buana”, mencoba mendorong perguruan tinggi di Kota Batam untuk membuka Jurusan Arsitektur. Keinginan ini didorong akan kebutuhan sarjana arsitek yang sangat tinggi baik di Kota Batam, maupun di wilayah Propinsi Kepri. Setelah Unrika membuka Program Studi Arsitektur, Prie, yang juga sebagai ketua Ikatan Arsitek Indonesia  (IAI) Daerah Kepri, meminta rekan-rekan sejawatnya di IAI untuk membantu mengembangkan Jurusan Arsitektur di Unrika

untuk menjadi staf pengajar. Sampai saat ini sudah ada 8 orang IAI yang menjadi staf pengajar di Unrika.

Prie, yang dilahirkan dari keluarga guru yang sangat sederhana, tepatnya di Sragen, 11 Januari 1966, menuturkan kisah perjalanan hidupnya sebagai anak desa.  Sebagai anak ke-4 dari 5 bersaudara, dan merupakan anak laki-laki satu-satunya, memikul harapan keluarga yang sangat besar. Pendidikan dasarnya ditempuhnya di SD Blimbing 01, Kec Sambirejo, 10 km dari Kota Sragen. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Sragen dan SMAN 1 Sragen. Sejak lulus SD, Prie sudah rela pisah dengan orangtua yang berjarak 10 km dari Kota Sragen, ikut dengan neneknya di Kota Sragen. Prestasi sekolah selalu diraihnya sejak  SD, SMP,  SMA dan pada tahun 1985 diterima di Jurusan Arsitektur UNDIP Semarang lewat PMDK , lulus pada tahun 1992.

Ketika ditanya tentang konsep hidupnya, dituturkan oleh pria yang sehari-hari bergelut dengan proyek-proyek baik pemerintah maupun swasta, bahwa hidup ini harus bermanfaat bagi orang lain. Jiwa kepemimpinannya didapatkan dari sejak SD menjadi ketua kelas, dan berlanjut pada waktu di SMP dan SMA. Pada saat kuliah di UNDIP, prie, juga aktif di organisasi, baik di KMA maupun di Senat, pernah menjadi Komting satu periode, Kordes pada saat KKN, Lurah pada saat Studio Akhir dan sampai saat ini aktif  di beberapa organisasi seperti, INKINDO, IAI, IPSI Kota Batam, LPJKD, IKA Undip, dsb . Prie ternyata memang seorang pekerja keras terbukti sejak kuliah semester 6 sudah bekerja di sebuah konsultan di Semarang.

Pria asal Kota Sragen ini, menikahi seorang  wanita kelahiran Kota Semarang,  Herlaningtyas Dyah Rastanti, seorang sarjana

ekonomi, pada tahun 1994, empat tahun lebih muda.

Dari pernikahannya telah dikaruniai 2 orang putera-puteri. Anak pertama, Muzafa Hafidz Bramudya yang saat ini tengah  menempuh pendidikan di SMA 1 Batam, kelas 2. Anak kedua, Tsania Hasna Azizah, telah menyelesaikan sekolah dasar di SD Kartini 1 Sekupang.

Prie pindah ke Batam pada bulan Juli 2001 dan langsung mendirikan Perusahaan CV. Almatra Buana, mengambil keputusan membawa hijrah seluruh keluarganya baru pada tahun 2005. Pendidikan yang diberikan kepada anak-anaknya, yang utama adalah harus taat ibadah, karena bekal inilah yang harus melandasi jiwa anak-anaknya untuk masa depannya. Pendidikan formal adalah sarana untuk menuju sukses, tapi bukan satu-satunya tuntutan kepada anak-anaknya. Dan moto dari prie telah diikuti oleh anak pertamanya yang aktif di organisasi Forkab, salah satu kegiatannya menyambangi anak-anak jalanan di rumah singgah Kota Batam. Prie yang mempunyai hobby photografi, renang dan trvelling ini,  ternyata juga punya usaha lain, yaitu bekel Gajahmad Motor di Pertokoan Gajahmada Square Tiban dan Toko Staionary di Tiban Koperasi. Prie, yang telah berkesempatan naik haji pada tahun 2008, mengungkapkan, bahwa usaha yang dia buat bukan sekedar untuk memperkaya dirinya, tetapi lebih kepada motto hidupnya, berbuat bagi orang banyak. Uang tidak perlu disimpan di Bank, tetapi lebih baik untuk buka usaha, sehingga kita bisa membuka lapangan pekerjaan dan orang lain punya kesempatan bekerja dengan kita. Dia Yakin, rejeki hanyalah titipan Alloh semata, sehingga harus dimanfaatkan bagi kemaslahatan umat.

Tidak terasa perbincangan di Kantor CV Almatra Buana Konsultan sudah menunjukkan pukul  5 sore, diiringi keluarnya karyawan

yang berjumlah 30 an orang dari gedung 2 lantai yang dibangun dengan desain prie sendiri yang berarsitektur minimalis denga cat abu-abu list merah ini,  yang terkesan sangat nyaman dan akrab sebagai tempat kerja. “Inilah yang saya banggakan “, kata Prie sambil memperkenalkan beberapa karyawannya kepada redaksi.

1 comment for “SUPRIYANTO,ST,MT : DOSEN TETAP PRODI TEKNIK ARSITEKTUR

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.